Marco Bezzecchi Ungkap Tantangan Tekanan Ban di MotoGP Mandalika
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, tetapi menyebut tekanan ban dan perubahan suhu lintasan tetap menjadi tantangan.
Foto ilustrasi. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA— Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 diwarnai temuan dugaan praktik kecurangan yang dilakukan peserta.
Panitia mencatat adanya praktik kecurangan itu dilakukan dengan dua modus utama, yakni perjokian dan penggunaan alat bantu saat ujian berlangsung.
Ketua Umum Tim SNPMB 2026, Eduart Wolok, mengatakan temuan tersebut langsung ditindak oleh petugas di lapangan karena sebagai bagian dari pengawasan ketat selama pelaksanaan ujian.
“Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan, seperti perjokian dan penggunaan alat bantu, tetapi sudah langsung dilakukan penindakan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan, peserta yang terbukti melakukan kecurangan akan dikenai sanksi tegas. Sanksi tersebut meliputi pengguguran dari seleksi, pencoretan dari jalur seleksi nasional maupun mandiri perguruan tinggi negeri, hingga kemungkinan sanksi hukum sesuai ketentuan aturan yang berlaku.
Panitia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga integritas selama mengikuti ujian. Tahun ini, UTBK-SNBT diikuti sebanyak 871.496 peserta yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak melakukan kecurangan dalam proses seleksi ini,” kata Eduart.
Imbauan serupa juga disampaikan Brian Yuliarto yang menekankan pentingnya kejujuran dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi. Hal itu menjadi bagian dari integritas di dunia pendidikan.
“Masih terjadi beberapa upaya tindak curang. Mari kita tegakkan integritas, karena pada akhirnya kecurangan dapat diketahui,” ujarnya.
Brian juga meminta peserta percaya pada kemampuan diri sendiri, serta memastikan agar hasil belajar maksilam dengan telah dipersiapkan sebelumnya. Dukungan orang tua disebut menjadi faktor penting dalam menjaga ketenangan peserta selama ujian.
UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026. Sementara itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 25 Mei 2026.
Panitia menegaskan akan terus memperketat pengawasan untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan adil dan transparan.
UTBK-SNBT merupakan salah satu jalur bagi calon mahasiswa baru untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di tanah air. Seleksi dilakukan secara serentak dengan tingkat keketatan yang tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, tetapi menyebut tekanan ban dan perubahan suhu lintasan tetap menjadi tantangan.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Pemerintah mencatat setoran Rp57,1 triliun dari Satgas PKH selama 2025–2026, termasuk pajak dan PNBP hasil penertiban kawasan hutan.
UMKM Jogja didorong memanfaatkan AI untuk promosi dan pemasaran digital. Pelaku usaha juga diingatkan menjaga data serta mewaspadai penipuan.