Kasus KUR Sanden, BRI Bantul Dukung Pengusutan pihak Kepolisian
BRI Bantul dukung pengusutan kasus korupsi KUR di Sanden, akui rugi finansial dan reputasi akibat ulah oknum.
Foto ilustrasi. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA— Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 diwarnai temuan dugaan praktik kecurangan yang dilakukan peserta.
Panitia mencatat adanya praktik kecurangan itu dilakukan dengan dua modus utama, yakni perjokian dan penggunaan alat bantu saat ujian berlangsung.
Ketua Umum Tim SNPMB 2026, Eduart Wolok, mengatakan temuan tersebut langsung ditindak oleh petugas di lapangan karena sebagai bagian dari pengawasan ketat selama pelaksanaan ujian.
“Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan, seperti perjokian dan penggunaan alat bantu, tetapi sudah langsung dilakukan penindakan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan, peserta yang terbukti melakukan kecurangan akan dikenai sanksi tegas. Sanksi tersebut meliputi pengguguran dari seleksi, pencoretan dari jalur seleksi nasional maupun mandiri perguruan tinggi negeri, hingga kemungkinan sanksi hukum sesuai ketentuan aturan yang berlaku.
Panitia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga integritas selama mengikuti ujian. Tahun ini, UTBK-SNBT diikuti sebanyak 871.496 peserta yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak melakukan kecurangan dalam proses seleksi ini,” kata Eduart.
Imbauan serupa juga disampaikan Brian Yuliarto yang menekankan pentingnya kejujuran dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi. Hal itu menjadi bagian dari integritas di dunia pendidikan.
“Masih terjadi beberapa upaya tindak curang. Mari kita tegakkan integritas, karena pada akhirnya kecurangan dapat diketahui,” ujarnya.
Brian juga meminta peserta percaya pada kemampuan diri sendiri, serta memastikan agar hasil belajar maksilam dengan telah dipersiapkan sebelumnya. Dukungan orang tua disebut menjadi faktor penting dalam menjaga ketenangan peserta selama ujian.
UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026. Sementara itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 25 Mei 2026.
Panitia menegaskan akan terus memperketat pengawasan untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan adil dan transparan.
UTBK-SNBT merupakan salah satu jalur bagi calon mahasiswa baru untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di tanah air. Seleksi dilakukan secara serentak dengan tingkat keketatan yang tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRI Bantul dukung pengusutan kasus korupsi KUR di Sanden, akui rugi finansial dan reputasi akibat ulah oknum.
Dembele cetak hattrick cepat saat Prancis kalahkan Norwegia 4-1 dan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Sensus Ekonomi 2026 di Sleman resmi dimulai. Data usaha jadi dasar kebijakan dan arah pembangunan ekonomi daerah.